Kita Sama, Istimewa

Untuk kamu yang kehadirannya dimuka bumi dianggap tak lebih dari butiran debu
Untuk kamu yang selalu dianggap tak cukup mampu untuk menjadikan suatu hal berbuah istimewa
Untuk kamu yang suaranya hanya sampai telinga sendiri
-karena tak pernah digubris oleh telinga lain-
Untuk kamu yang hanya mampu bungkam kala tangan lain menggores luka pada hati terdalammu, dan
Untuk kamu yang sinarnya selalu saja tertutupi oleh cahaya lain yang lebih terang

Mari saling memeluk dengan harapan-harapan baik
Tak apa bersedih, secukupnya saja

Tetaplah hadir di muka bumi ini
Tetaplah berusaha melakukan hal-hal kecil apapun hasilnya, istimewa atau biasa saja
Tetaplah suarakan apa yang ada dalam pikiran juga hati
Tetaplah menunjukan sinar dalam dirimu, walau rasanya teelalu redup untuk ditunjukan

Percayalah, pada suatu waktu yang telah digariskan
Akan ada sosok dengan manik mata berwarna ketulusan serta hati terbalut kehangatan yang akan mampu melihat sisi-sisi baik dalam dirimu
Ia yang mampu menyiapkan telinganya untuk mendengar suara-suaramu
Ia yang tak pernah mempermasalahkan redupnya sinarmu
Sembari menunggu waktu itu tiba, tetaplah menjadi sosok kuat yang berhasil berdiri dengan kakinya sendiri.

Berbanggalah atas dirimu, kamu istimewa dengan caramu sendiri. Orang-orang saja yang tidak tahu

Komentar