Menapak kembali di atas ribuan butiran kelabu, di batas aliran gelombang
Menilik pada samudra yang tak terhingga
Memanggil kembali kenangan yang tergenang di sela-sela buih ombak
Pernah begitu jauh mengarungi luasnya samudra tak berujung
Pernah mencoba bertahan kala melawan ombak yang tenang
Pernah jua sesekali ditenggelamkam ombak yang garang
Ada raga lain yang menggengam, meyakinkan
Kala itu, ombak tak lagi ingin melela
Hingga kaki menyentuh kasarnya karang,
Lalu kehabisan nafas
Tetapkah ingin menuju penghujung samudra?
Tidak, tidak.
Samudra tak berujung
Sudah terlampau jauh bersama raganya,
Samudra tak berujung, tapi cerita bersamanya berujung
Melepas genggamnya
Mengakhiri alur cerita
Melangkah pergi mencari udara
Tanpa suatu kata
Sampailah di lautan yang menenangkan,
tak ada lagi ombak yang menenggelamkan,
hanya ada udara yang menghidupkan
Pada samudra yang luas, melalui buih-buih ombaknya
Telah kutitipkan pesan untuk dibawanya menuju satu raga
Aku tak akan kembali tuk menjemputnya
Ia boleh berjelajah sampai penghujung samudra
Atau, boleh tetap tenggelam lalu mati
Tapi, ada sisa harap
Tuk kembali mencari udara saja walau takkan saling menggenggam
Komentar
Posting Komentar